Detail Katalog

ID: 21337
Cover Tidak Tersedia

Gambar cover belum diupload

Strategi Membangun SDM Polri Yang ProfesionaL Menuju Polri Yang Profesional Menuju Polri Yang Presisi (Role Model Konseling Bagi Pengasuh Peserta Didik Polri Agus Yulianto

Edisi: 1

Pengarang:
Agus Yulianto;
Penerbit:
Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2024
Bahasa:
###
Deskripsi Fisik:
45 0 0
Nomor Panggil:
R 0062 PKN I 2024
Control Number:
INLIS000000000020838
BIB ID:
0010-0326000001
Catatan
Sebagai organisasi besar, visi misi Polri harus selaras dengan tujuan nasional yang telah
dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko widodo untuk Indonesia 2019-2024
yaitu, pembangunan sumber daya manusia ((SDM) yang unggul.dan dilanjutkan oleh
Presiden Terpilih Prabowo Subijanto melalui Asta Cita ke 4 yaitu Memperkuat Sumber
Daya Manusia(SDM),Sains,Teknologi,Pendidikan, Kesehatan,Prestasi,Kesetraan
Gender,serta Pemnguatan peran perempuan,Pemuda dan Penyandang disabilitas
Untuk mewujudkan SDM Polri yang unggul, Staf Sumber Daya Manusia Polri
menindaklanjuti dengan sasaran strategis yang dituangkan dalam Renstra SSDM yaitu
Profesionlisme SDM dengan Arah Kebijakan Peningkatan kuantitas SDM dan
Peningkatan Kualitas SDM. Peningkatan kualitas SDM melalui peningkatan kualitas
pendidikan dan pelatihan Polri yang siap kerja dan berorientasi pada kualitas pelayanan
publik serta kepuasan masyarakat dan peningkatan kualitas tenaga pendidik dan
pengasuh peserta didik.
Dalam pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan ini, selain melaksanakan proses
pembelajaran juga melaksanakan proses pengasuhan. Secara umum pengasuhan
dilaksanakan oleh orang tua, pendidik dan pengasuh yang dengan seksama
memberikan pendidikan dan pelatihan karakter kepada anak supaya mereka menjadi
orang yang berguna. Pola pengasuhan dalam Pendidikan Polri dilakukan oleh personil
Polri yang ditunjuk oleh kepala satuan pendidikan sebagai pengasuh. Sesuai dengan
Keputusan Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri:
Salah satu peran utama dari pengasuh adalah sebagai orang tua dimana pengasuh
harus mampu memberikan solusi bagi peserta didik bila memiliki permasalahan selama
proses pendidikan,pengasuh harus mampu memberikan bimbingan dan konseling
sehingga peserta didik dapat mengikuti proses pendidikan dan tidak ada pelanggaran.
Namun kenyataannya, masih ditemukan pelanggaran dari peserta pendidikan dan
pelatihan Polri.
Berdasarkan Hasil FGD dan supervisi yang dilakukan oleh Karobindklat Lemdiklat Polri
Polda terkait dengan kompetensi pengasuh, ditemukan bahwa Pengasuh peserta didik
Polri:Kurang memahami, adanya gap antaranya kondisi peserta yang berasal dari saat
ini berasal dari generasi Gen Z dan kurang memiliki latar belakang pendekatan Psikologi
Pendidikan; dan Tidak memiliki kompetensi konseling yang memadai sehingga
berdampak kepada ketidakmampuan pengasuh di dalam mengelola permasalahan
siswa selama proses pendidikan dan pelatihan
Proyek perubahan ini bertujuan membekali pendidik dan pengasuh Peserta Didik Polri
dengan Ketrampilan Konseling, Psikologi Pendidikan melalui pelatihan konseling,
sertifikasi konseling sehingga Pengasuh dalam proses pengasuhan mampu membantu,
memotivasi, memecahkan permasalahan yang dialami peserta didik.dan peserta didik
dapat menyesuiakan diri, nyaman selama mengikuti pendidikan. Outputnya terbangun
SDM Polri yang Profesional, Tangguh, empati,Peduli dan Siap melayani Masyrakat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 19 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 # # $a INLIS000000000020838 0
005 # # $a 20260303092039 0
008 # # $a 260303###########################0###### 0
022 # # $a 0
035 # # $a 0010-0326000001 0
082 # # $a 0
084 # # $a R 0062 PKN I 2024 0
100 _ # $a Agus Yulianto 0
245 # # $a Strategi Membangun SDM Polri Yang ProfesionaL Menuju Polri Yang Profesional Menuju Polri Yang Presisi $b (Role Model Konseling Bagi Pengasuh Peserta Didik Polri $c Agus Yulianto 0
247 # # $a 0
260 # # $a Jakarta : $b Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN, $c 2024 0
300 # # $a 45 $b 0 $c $e 0 0
310 # # $a 0
321 # # $a 0
520 _ # $a Sebagai organisasi besar, visi misi Polri harus selaras dengan tujuan nasional yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. Joko widodo untuk Indonesia 2019-2024 yaitu, pembangunan sumber daya manusia ((SDM) yang unggul.dan dilanjutkan oleh Presiden Terpilih Prabowo Subijanto melalui Asta Cita ke 4 yaitu Memperkuat Sumber Daya Manusia(SDM),Sains,Teknologi,Pendidikan, Kesehatan,Prestasi,Kesetraan Gender,serta Pemnguatan peran perempuan,Pemuda dan Penyandang disabilitas Untuk mewujudkan SDM Polri yang unggul, Staf Sumber Daya Manusia Polri menindaklanjuti dengan sasaran strategis yang dituangkan dalam Renstra SSDM yaitu Profesionlisme SDM dengan Arah Kebijakan Peningkatan kuantitas SDM dan Peningkatan Kualitas SDM. Peningkatan kualitas SDM melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan Polri yang siap kerja dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik serta kepuasan masyarakat dan peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pengasuh peserta didik. Dalam pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan ini, selain melaksanakan proses pembelajaran juga melaksanakan proses pengasuhan. Secara umum pengasuhan dilaksanakan oleh orang tua, pendidik dan pengasuh yang dengan seksama memberikan pendidikan dan pelatihan karakter kepada anak supaya mereka menjadi orang yang berguna. Pola pengasuhan dalam Pendidikan Polri dilakukan oleh personil Polri yang ditunjuk oleh kepala satuan pendidikan sebagai pengasuh. Sesuai dengan Keputusan Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri: Salah satu peran utama dari pengasuh adalah sebagai orang tua dimana pengasuh harus mampu memberikan solusi bagi peserta didik bila memiliki permasalahan selama proses pendidikan,pengasuh harus mampu memberikan bimbingan dan konseling sehingga peserta didik dapat mengikuti proses pendidikan dan tidak ada pelanggaran. Namun kenyataannya, masih ditemukan pelanggaran dari peserta pendidikan dan pelatihan Polri. Berdasarkan Hasil FGD dan supervisi yang dilakukan oleh Karobindklat Lemdiklat Polri Polda terkait dengan kompetensi pengasuh, ditemukan bahwa Pengasuh peserta didik Polri:Kurang memahami, adanya gap antaranya kondisi peserta yang berasal dari saat ini berasal dari generasi Gen Z dan kurang memiliki latar belakang pendekatan Psikologi Pendidikan; dan Tidak memiliki kompetensi konseling yang memadai sehingga berdampak kepada ketidakmampuan pengasuh di dalam mengelola permasalahan siswa selama proses pendidikan dan pelatihan Proyek perubahan ini bertujuan membekali pendidik dan pengasuh Peserta Didik Polri dengan Ketrampilan Konseling, Psikologi Pendidikan melalui pelatihan konseling, sertifikasi konseling sehingga Pengasuh dalam proses pengasuhan mampu membantu, memotivasi, memecahkan permasalahan yang dialami peserta didik.dan peserta didik dapat menyesuiakan diri, nyaman selama mengikuti pendidikan. Outputnya terbangun SDM Polri yang Profesional, Tangguh, empati,Peduli dan Siap melayani Masyrakat. 0
650 _ # $a SDM 0
700 _ # $a 0
856 # # $a Perpustakaan Pusat LAN 0
Wor # # $a 73 0
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 03 Mar 2026
Export