Detail Katalog
ID: 21404Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Sinergi dan Kolaborasi Dalam Interoperabilitas Daya Pengaduan Masyarakat di DPR RI Menuju Pelayanan Yang Akuntabel / Endang Suryastuti
Edisi: 1
Pengarang:
Endang Suryastuti;
Endang Suryastuti;
Penerbit:
Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN. ;
Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN. ;
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2024
2024
Bahasa:
ind
ind
Deskripsi Fisik:
51 hlm. : ill. ; 30 cm
51 hlm. : ill. ; 30 cm
Nomor Panggil:
R 089 PKN I 2024
R 089 PKN I 2024
Control Number:
INLIS000000000020905
INLIS000000000020905
BIB ID:
0010-0526000010
0010-0526000010
Catatan
Berikut adalah ringkasan dari laporan proyek perubahan berjudul "Sinergi dan Kolaborasi dalam Interoperabilitas Data Pengaduan Masyarakat di DPR RI Menuju Pelayanan yang Akuntabel":
Latar Belakang: DPR RI memiliki fungsi pengawasan yang diimplementasikan melalui penanganan aspirasi dan pengaduan masyarakat. Namun, antara tahun 2020-2023, dari ribuan pengaduan yang masuk, tindak lanjut yang dilakukan masih rendah (di bawah 10%).
Permasalahan: Lambatnya tindak lanjut disebabkan oleh kurangnya political will dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD), proses analisis yang lambat di Sekretariat Jenderal DPR RI, serta belum adanya sinergi dan interoperabilitas data antara Setjen DPR RI dengan instansi terkait.
Inovasi: Proyek perubahan ini memperkenalkan AIRA (Artificial Intelligence for Recommendation and Analytics). AIRA merupakan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membantu analis hukum dalam mengolah, meringkas, dan mencari dasar hukum terkait aduan masyarakat secara cepat dan akurat.
Tujuan dan Strategi:
Tujuan utama mencakup penyempurnaan peraturan pengelolaan pengaduan masyarakat dan membangun sinergi data melalui kerja sama (MoU) dengan kementerian/lembaga terkait, seperti Ombudsman RI dan Kementerian ATR/BPN.
Implementasi dilakukan dalam tiga tahap: jangka pendek (pembentukan tim efektif, peluncuran AIRA, dan penyusunan regulasi), jangka menengah (optimalisasi integrasi data dan sosialisasi), serta jangka panjang (usulan perubahan Tata Tertib DPR RI terkait penanganan aduan).
Latar Belakang: DPR RI memiliki fungsi pengawasan yang diimplementasikan melalui penanganan aspirasi dan pengaduan masyarakat. Namun, antara tahun 2020-2023, dari ribuan pengaduan yang masuk, tindak lanjut yang dilakukan masih rendah (di bawah 10%).
Permasalahan: Lambatnya tindak lanjut disebabkan oleh kurangnya political will dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD), proses analisis yang lambat di Sekretariat Jenderal DPR RI, serta belum adanya sinergi dan interoperabilitas data antara Setjen DPR RI dengan instansi terkait.
Inovasi: Proyek perubahan ini memperkenalkan AIRA (Artificial Intelligence for Recommendation and Analytics). AIRA merupakan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membantu analis hukum dalam mengolah, meringkas, dan mencari dasar hukum terkait aduan masyarakat secara cepat dan akurat.
Tujuan dan Strategi:
Tujuan utama mencakup penyempurnaan peraturan pengelolaan pengaduan masyarakat dan membangun sinergi data melalui kerja sama (MoU) dengan kementerian/lembaga terkait, seperti Ombudsman RI dan Kementerian ATR/BPN.
Implementasi dilakukan dalam tiga tahap: jangka pendek (pembentukan tim efektif, peluncuran AIRA, dan penyusunan regulasi), jangka menengah (optimalisasi integrasi data dan sosialisasi), serta jangka panjang (usulan perubahan Tata Tertib DPR RI terkait penanganan aduan).
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
RDA Cataloging
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 19 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | # |
# |
$a INLIS000000000020905 | 0 |
| 005 | # |
# |
$a 20260508154925 | 0 |
| 008 | # |
# |
$a 260508################g##########0#ind## | 0 |
| 020 | # |
# |
$a | 0 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0526000010 | 0 |
| 082 | # |
# |
$a | 0 |
| 084 | # |
# |
$a R 089 PKN I 2024 | 0 |
| 100 | _ |
# |
$a Endang Suryastuti | 0 |
| 245 | # |
# |
$a Sinergi dan Kolaborasi Dalam Interoperabilitas Daya Pengaduan Masyarakat di DPR RI Menuju Pelayanan Yang Akuntabel $b $c Endang Suryastuti | 0 |
| 247 | # |
# |
$a | 0 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta : $b Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN. ; $c 2024 | 0 |
| 300 | # |
# |
$a 51 hlm. : $b ill. ; $c 30 cm $e | 0 |
| 310 | # |
# |
$a | 0 |
| 321 | # |
# |
$a | 0 |
| 520 | _ |
# |
$a Berikut adalah ringkasan dari laporan proyek perubahan berjudul "Sinergi dan Kolaborasi dalam Interoperabilitas Data Pengaduan Masyarakat di DPR RI Menuju Pelayanan yang Akuntabel": Latar Belakang: DPR RI memiliki fungsi pengawasan yang diimplementasikan melalui penanganan aspirasi dan pengaduan masyarakat. Namun, antara tahun 2020-2023, dari ribuan pengaduan yang masuk, tindak lanjut yang dilakukan masih rendah (di bawah 10%). Permasalahan: Lambatnya tindak lanjut disebabkan oleh kurangnya political will dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD), proses analisis yang lambat di Sekretariat Jenderal DPR RI, serta belum adanya sinergi dan interoperabilitas data antara Setjen DPR RI dengan instansi terkait. Inovasi: Proyek perubahan ini memperkenalkan AIRA (Artificial Intelligence for Recommendation and Analytics). AIRA merupakan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membantu analis hukum dalam mengolah, meringkas, dan mencari dasar hukum terkait aduan masyarakat secara cepat dan akurat. Tujuan dan Strategi: Tujuan utama mencakup penyempurnaan peraturan pengelolaan pengaduan masyarakat dan membangun sinergi data melalui kerja sama (MoU) dengan kementerian/lembaga terkait, seperti Ombudsman RI dan Kementerian ATR/BPN. Implementasi dilakukan dalam tiga tahap: jangka pendek (pembentukan tim efektif, peluncuran AIRA, dan penyusunan regulasi), jangka menengah (optimalisasi integrasi data dan sosialisasi), serta jangka panjang (usulan perubahan Tata Tertib DPR RI terkait penanganan aduan). | 0 |
| 650 | _ |
# |
$a Pelayanan Akuntabel | 0 |
| 650 | _ |
# |
$a Pengaduan Masyarakat | 0 |
| 700 | _ |
# |
$a | 0 |
| 856 | # |
# |
$a | 0 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 08 May 2026