=LDR 00000nam 2200000 4500 =247 ##$$a =856 ##$$a =700 #$$a =650 #$$a Pengawasan Pertambangan =520 #$$a Dalam kerangka manajemen, planning, organizing, actuating dan controlling (POAC), pengendalian (pengawasan) tambang adalah keniscayaan sehingga tujuan pembangunan sektor pertambangan dapat diwujudkan. Tata kelola tambang harus dibenahi sehingga ada keseimbangan antara keuntungan yang didapatkan dengan kerugian yang ditimbulkannya. Berbagai kebijakan telah dikeluarkan Pemerintah untuk memperbaiki tata kelola pertambangan. Namun demikian praktek korupsi masih marak di dalamnya. Kondisi ini mendorong perlunya pengawasan yang komprehensif terhadap tata kelola tambang melalui pendekatan manajemen risiko. Semua pihak yang terlibat dalam pengawasan tambang harus memiliki tujuan yang sama yakni bagaimana mereka memberikan nilai tambang (value added) dalam penyelenggaraan pembangunan tambang yang lestari dan anti-fraud. Menyikapi kondisi tersebut diatas, penulis ingin berkontribusi dalam pengawasan pertambangan melalui penyusunan suatu pedoman pengawasan berbasis risiko pada sektor pertambangan.Diharapkan pedoman ini akan menjadi acuan yang dapat digunakan oleh seluruh pengawas pada sektor tambang. Perbaikan tata kelola (Governance), penyempurnaan penyelenggaraan manajemen risiko (risks), dan penguatan pemenuhan kepatuhan (compliance) atau GRC adalah hal yang ingin dicapai dari penerapan pengawasan berbasis risiko pada sektor pertambangan. =321 ##$$a =310 ##$$a =300 ##$$a v, 57 hlm. : $b ill. ; $c 30 cm $e =260 ##$$a Jakarta : $b Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN. ; $c 2024 =001 $a INLIS000000000020858 =245 ##$$a Pengawasan Berbasis Risiko Sebagai Instrumen Pencegahan Fraud Pada Sektor Pertambangan Dalam Rangka Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi $b $c Thein Tabero =100 #$$a Thein Tabero =084 ##$$a R 0072 PKN I 2024 =082 ##$$a =035 ##$$a 0010-0426000015 =020 ##$$a =008 $a 260414################g##########0#ind## =005 $a 20260414150316