<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015682</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230811020456</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0823000008</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230811################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 008 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Triyatni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Manajemen Risiko Pembiayaan Perjalanan Dinas Ganda Anggota MPR/DPR/DPD RI /</subfield>
      <subfield code="c">Triyatni</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">82 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Resiko</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Dari keseluruhan penerapan manajemen risiko yang berpengaruh terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) terdapat risiko yang sampai dengan saat ini masih sulit untuk dikendalikan yaitu Risiko Terjadinya Pembiayaan Perjalanan Dinas Ganda Anggota MPR/DPR/DPD yang diadministrasikan oleh lintas Instansi MPR, DPR dan DPD. Hal ini dikarenakan sebagaimana tertuang pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah pada Pasal 2 menyebutkan bahwa "Anggota MPR terdiri atas Anggota DPR dan Anggota DPD yang dipilih melalui Pemilihan Umum". &#13;
&#13;
Anggota MPR dalam melaksanakan tugas konstitusionalnya di MPR, dan juga sebagai Anggota DPR atau sebagai Anggota DPD juga akan melaksanakan tugas konstitusionalnya di DPR dan DPD, sehingga dimungkinkan terjadinya tumpang tindih antara pelaksanaan kegiatan di MPR, DPR dan DPD. Hal ini mengakibatkan pembiayaan perjalanan dinas ganda Anggota dikarenakan pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bersamaan atau dalam waktu yang sama.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">008</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
