<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015706</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230824094208</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0823000032</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230824################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 024 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Slamet Widodo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Strategi Pengembangan Role Model Agen Perubahan (RMAP) Di Setwapres Secara Kolaboratif dan Inklusif (Si-Aktif) /</subfield>
      <subfield code="c">Slamet Widodo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">51 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Reformasi Birokrasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Latar belakang Proyek Perubahan yang terkait program Reformasi Birokrasi (RB) di Setwapres adalah antara lain bahwa ASN sudah memiliki Core Value BERAKHLAK, namun tantangannya harus diterapkan secara nyata. Demikian juga Kemensetneg dan Setwapres sudah memiliki nilai-nilai (values) Teladan BAIK dan SIAP dalam organisasinya, perlu implementasi yang lebih jelas dan melembaga. Kelemahan mendasar reformasi birokrasi antara lain masih cenderung bersifat prosedural, pemenuhan SOP/SP/indeks dan dokumen evidence RB; dan perlu penguatan peran Agen Perubahan dalam penguatan aspek reforms reformasi birokrasi yang menjadi kunci penting jalannya perubahan. Hal ini urgent karena peran Role Model Agen Perubahan (RMAP) menjadi salah satu kunci yang dapat mendukung pola kerja baru yang squad system paska peralihan jabatan Struktural ke Fungsional serta dapat mendukung penerapan nilai-nilai organisasi melalui keteladanan dan kegiatannya yang mendorong perubahan secara rill.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">024</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
