<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015742</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230830115340</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0823000068</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230830################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 184 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Susilo Widhyantoro</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Detailed Review Atas Valuasi Aset, Ekuitas dan Participating Interest dalam Investasi dan Divestasi oleh BUMN untuk Menekan Potensi Kerugian Keuangan (Harga Pas, Hati Bebas) /</subfield>
      <subfield code="c">Susilo Widhyantoro</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">171 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">keuangan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Salah satu hal yang penting dalam aksi korporasi adalah estimasi nilai dari aksi korporasi dalam investasi atau divestasi. Ketidaktepatan dalam estimasi nilai berpotensi merugikan badan usaha. Perkembangan peningkatan aksi korporasi yang melibatkan valuasi perlu diantisasipadi dengan adanya standarisasi pelaksanaan pengawasan atas valuasi untuk berkualitas dan terstandarusasi memerlukan suatu pedoman reviu atas valuasi, yang kemudian diperlukan upaya peningkatan kompetensi SDM melalui serangkaian diklat.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
