<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015769</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230901024440</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0923000010</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230901################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 172 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Saeful Alam</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Sumbangan Pengawasan Intern Dalam Penanggulangan Bencana Melalui Akuntabilitas Pengawasan Dana Siap Pakai Yang Terintegrasi /</subfield>
      <subfield code="c">Saeful Alam</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">42 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keuangan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengawasan berkelanjutan dan pemantauan berkelanjutan (CACM) SIPINTAR AKSI (Optimalisasi Pengawasan Intern Dalam Penanggulangan Bencana Melalui Akuntabilitas Pengawasan Dana Siap Pakai Yang Terintegrasi) merupakan tools pengawasan bagi auditor internal. Adapun sasaran pengawasan berkalnjutan dan pemantauan berkelanjutan (CACM) adalah kegiatan-kegiatan yang paling berisiko, sehingga monitoring tidak dilakukan secara sampling, melainkan keseluruhan kegiatan tersebut secara terus-menerus. Fungsi internal audit dalam model ini berperan sebagai 3 rd line of defense. Internal auditor bertanggung jawab untuk memberikan keyakinan yang menyeluruh kepada pimpinan organisasi mengenai efektifitas tata kelola, risiko, dan pengendalian secara independen dan objektif</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">172</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
