<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015774</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230904110409</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0923000015</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230904################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 167 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ichsan Zulkarnaen</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Sinergi Atasi Kendala Usaha (SAKU) : Strategi Penguatan Tata Kelola Iklim Usaha /</subfield>
      <subfield code="c">Ichsan Zulkarnaen</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">36 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kendala Usaha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kesiapan pemerintah baik di tingkat pusat dan daerah untuk dapat menyelesaikan kendala pelaksanaan berusaha yang dihadapi oleh para pelaku usaha juga memiliki risiko yang perlu dikelola. Namun, faktanya di lapangan terjadi kekosongan regilasi terkait mekanisme tata kelola penguatan iklim usaha. Untuk mengatasi kondisi tersebut, terdapat 3 inovasi : (1) Penyusunan strategi penguatan tata kelola iklim usaha untuk memberikan kejelasan arah pengembangan ke depan; (2) Pengumpulan data kendala pelaksanaan berusaha secara terpadu sebagai instrumen untuk memahami proses bisnis penyelesaian kendala berusaha oleh pemerintah daerah dengan lebih baik dan menjadi basis bagi penyusunan kebijakan; dan (3) Pembangunan cumulative knowledge melalui repositori yang berfungsi sebagai learning hub yaitu wadah berbagi pengelaman , pembelajaran dan pertukaran informasi (kebijakan, program, kegiatan) antar pemerintah daerah.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">167</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
