<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015787</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230907103227</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0923000028</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230907################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 072 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Erna Priliasari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Membangun Mekanisme Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Analisis dan Evaluasi Peraturan Perundang-Undangan (Manis Molek) /</subfield>
      <subfield code="c">Erna Priliasari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">81 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">Ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Undang-Undang</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Undang-undang Kekuasaan dan Fungsi Pemerintah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Badan Pembinaan Hukum Nasional, Kementerian Hukum dan HAM RI setiap tahun mengeluarkan rekomendasi hasil analisis dan evaluasi peraturan perundang-undangan berupa apakan peraturan tersebut sudah bagus dan tetap dipertahankan, diubah atau dicabut. Hasil rekomendasi tersebut disampaikan kepada Kementerian/Lembaga untuk ditindaklanjuti. Kemudian sebagai tindaklanjut dari rekomendasi tersebut, Badan Pembinaan Hukum Nasional melakukan monitoring dan evaluasi tindak lanjut rekomendasi secara tatap muka. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi tersebut memiliki tantangan karena belum adanya mekanisme untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi tindak lanjut rekomendasi secara terukur. Oleh karenanya sebagai terobosan perlu dibangun sebuah mekanisme monitoring dan evaluasi tindak lanjut rekomendasi hasil analisis dan evaluasi peraturan perundang-undangan (Manis Molek) yang terukur dan sistematis dalam sebuah panduan yang dilengkapi dengan sebuah aplikasi yaitu aplikasi e-MONIK.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">072</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
