<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015792</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230904033814</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0923000033</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230904################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 159 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dwi Handoko</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Prima Aksi : Strategi Meningkatkan Pelayanan Perizinan Kanal Transport BTS untuk Menghadirkan Mobile Internet Kecepatan Tinggi /</subfield>
      <subfield code="c">Dwi Handoko</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">123 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Internet</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Indonesia berada di urutan terbawah dari 10 negara ASEAN dalam kecepatan unduh median jaringan internet mobile. Salah satu permasalahan yang dihadapai adalah tingginya jumlah penolakan perizinan kanal transport Microwave Link BTS di wilayah padat pengunaan kanal yang mengakibatkan kualitas akses internet mobile menjadi kurang memadai. maka dibutuhkan PRIMA AKSI (Pelayanan fRekuensi untuk Indonesia MAju TerkonekSI) yang merupakan Aksi yang Sistematik untuk solusi proaktif perizinan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat. Perubahan bisnis proses perizinan dari semula hanya berbasis analisis deskwork menjadi mempertimbangkan analisis lapangan yang berdasarkan transparansi data perizinan dari operator seluler.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">159</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
