<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015800</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230906115622</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0923000041</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Optimalisasi Program Terpadu Pemerintah Perlindungan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) Melalui PMI Juara (PMI Jutawan Keluarga Sejahtera) /</subfield>
      <subfield code="c">Nuryani Yunus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nuryani Yunus</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">89 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 155 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pekerja Migran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Program perlindungan bagi Purna-PMI dilatarbelakangi oleh : 1) umumnya PMI berpendidikan rendah dan kembali saat produktivitasnya mulai menurun, 2) Purna-PMI harus berkompetisi di pasar tenaga kerja dengan jumlah angkatan kerja tinggi; 3) sejumlah Purna-PMI keluar dari pasar kerja atau kembali di sektor unpaid activity; 4) memiliki literasi keuangan yang rendah sehingga remitansi yang doperoleh tidak mampu dimanfaatkan secara maksimal; 5) remitansi umumnya digunakan untuk kegiatan konsumtif, dimana lebih dari 80% PMI yang disurvei menggunakan remitansi untuk kebutuhan sehari-hari, sementara hanya 20 % untuk ditabung. Proyek perubahan ini disusun untuk membentuk Keasdepan Harmonisasi Ekosistem Ketenagakerjaan yang dapat menjadi suatu organisasi adaptif (agile) dan mampu melakukan pembelajaran secara terus menerus serta dapat memberikan respons kebijakan yang tepat. Keterpaduan program ini dilakukan dengan mengedepankan 4 fasilitas, yakni : i) peningkatan skill Purna-PMI; ii) bantuan permodalan dan sarana; iii) fasilitas perizinan berusaha; dan iv) pemasaran produk</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">155</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
