<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015814</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230907032826</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0923000055</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230907################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 079 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Achmad Jubaedi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Mewujudkan “Teras Pintar ASN” dalam Rangka Peningkatan Kinerja Pelayanan Kepegawaian /</subfield>
      <subfield code="c">Achmad Jubaedi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">325 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">ASN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Adminitrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Penulisan proyek perubahan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan belum optimalnya pelaksanaan tugas bidang layanan kepegawaian yang diemban oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Cilegon. Hal ini disebabkan oleh yang pertama, pelayanan penanganan permasalahan kepegawaian yang dihadapi oleh tiap-tiap Perangkat Daerah masih dilakukan secara konvensional, pasif dan belum menjangkau seluruh ASN Pemerintah Kota Cilegon. Yang kedua, kurangnya responsifitas pegawai dalam menindaklanjuti regulasi-regulasi kepegawaian terbaru yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat atau pun isu maupun topik strategis seputar manajemen ASN. Yang ketiga, kurangnya akses informasi pelayanan akibat publikasi persyaratan pelayanan kepegawaian yang tidak optimal. Dan yang keempat, pelaksanaan assessment pegawai yang berlaku dalam batas waktu tertentu belum menjadi input atau data yang relevan bagi pengembangan kompetensi SDM aparatur.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">079</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
