<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015846</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230915014636</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0923000087</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230915################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 138 PIM II 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ria Maria Come</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">138 Strategi Pencegahan Stunting Melalui Pendewasaan Usia Perkawinan Di Provinsi Papua Barat ( SA TRA GAS MAU KAWIN) /</subfield>
      <subfield code="c">Ria Maria Come</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">95 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Stunting</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Proyek perubahan ini digagas sebagai terobosan upaya pencegahan dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi Papua Barat yakni melakukan edukasi pendewasaan usia perkawinan (PUP) yang secara langsung berkontribusi untuk mencegah terjadinya pernikahan usia anak. Edukasi PIP dilakukan dengan cara integrasi materi kesehatan reprodiksi remaja, gizi bagi remaja putri dan stunting kedalam mata pelajaran terkait yang akan diajarkan dalam setiap kegiatan belajar mengajar intrakurikuler. Meningkatnya pengetahuan akan membawa perubahan sikap dan perilaku yang menghindarkan remaja putro selama sekolah tidak mengalami kejadian kehamilan. Strategi pencegahan stunting melalui pendewasaan usia perkawinan dikuatkan dengan adanya : (1) Peraturan Gubernur, (2) Perjanjian Kerja Sama dengan Sekolah, (3) Petunjuk teknis integrasi materi kesehatan reproduksi remaja (kespro), gizi bagi remaha putri dan stunting, (4) link akun instagram "Sa Tra Gas Mau Kawin", serta (5) link google form monitoring siswi yang berhenti sekolah karena hamil agar mendapatkan layanan kesehatan ibu hamil dan pendampingan 1000 HPK , sehingga siswi yang terlanjur hamil tetap dalam kondisi sehat serta bayi yang dikandung mendapatkan asupan gizi optimal sampai usia 23 bulan dikandung mendapatkan asupan gizi optimal sampai usia 23 bulan seleah melahirkan. Kecukupan asupan gizi saat hamil sampai bayi berusia 23 bulan dapat mencegah anak mengalami stunting.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">138</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
