<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015898</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230926030718</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0923000139</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230926################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 65 PIM I 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Wishnu Buddhaya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Strategi Kolaboratif Penanganan Ancaman Radikalisme di Perguruan Tinggi Dalam Rangka Menjaga dan Memelihara Situasi Keamanan Nasional /</subfield>
      <subfield code="c">Wishnu Buddhaya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">67 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Radikalisme</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Isu paham radikalisme ini semakin marak terjadi dan menyebar di pelosok tanah air seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi. Paham ini masuk di berbagai macam kalangan diantaranya; lingkungan pondok pesantren, organisasi masyarakat, aparatur sipil negara bahkan masuk di perguruan tinggi. Penelitian Badan Intelijen Negara (BIN) Tahun 2017 menunjukkan bahwa sekitar 39% mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi terpapar radikalisme yaitu meningkatnya paham konservatif keagamaan. Selain itu tahun 2019 Setara Institut melakukan penelitian dengan hasil bahwa terdapat 10 PTN di Indonesia yang terpapar radikalisme keagamaan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">65</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
