<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015932</controlfield>
    <controlfield tag="005">20231002024555</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1023000014</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231002################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 141 PIM I 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hasto Prastowo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Dalam Rangka Mewujudkan Keamanan Siber Nasional /</subfield>
      <subfield code="c">Hasto Prastowo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">55 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Siber</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Berdasarkan hasil monitoring trafik internet di ruang siber Indonesia oleh BSSN, tercatat terdapat 910.744.636 juta total anomali trafik dalam periode Januari hingga Oktober 2022, dengan kategori anomali terbanyak (Top 5) yaitu serangan malware, information leak, aktivitas Trojan, exploit, dan information gathering. Dampak dari dari serangan siber tersebut mengakibatkan berbagai kerugian, baik dari sisi individu maupun dari sisi organisasi. Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS), yaitu tim yang bertugas untuk mendeteksi, menganalisis, merespon, melaporkan dan mencegah terjadinya insiden keamanan siber. Pengembangan kompetensi sumber daya manusia keamanan siber dan sandi pemerintahan dalam rangka mewujudkan keamanan siber nasional merupakan proyek perubahan dalam rangka membentuk pola peningkatan kompetensi SDM keamanan siber dan sandi sebagai pengelola TTIS untuk dapat melaksanakan fungsi monitoring, respon insiden siber dan mitigasi sehingga dapat berjalan secara komprehensif dan efektif dalam rangka melindung keamanan siber nasional</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">141</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
