<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015976</controlfield>
    <controlfield tag="005">20231005090450</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1023000058</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231005################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 116 PIM I 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Yuni Daru Winarsih</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Penguatan Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penanganan Perkara Pidana Di Provinsi Papua Melalui Kebijakan Integratif dan Kolaboratif Penentutan Kejaksaan RI /</subfield>
      <subfield code="c">Yuni Daru Winarsih</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">63 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Hukum Pidana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kejaksaan RI adalah Lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara khususnya dibidang penuntutan. Kejaksaan sebagai salah satu Lembaga penegak hukum dituntut untuk lebih berperan dalam menegakkan supremasi hukum, perlindungan kepentingann umum dan hak asasi manusia. Sebagaimana undang-undang Kejaksanaan yang baru, Kejaksaan RI mempunyai wewenang dalam menangani perkara pidana yang diatur dalam Peraturan Daerah Khusus Provinsi Papua sebagaimana ketentuan dalam Undang-Undang yang mengatur mengenai otonomi khusus Papua. Lahirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejakasaan RI, sebagaimana ketentuan dalam pasal 39 huruf (b) tersebut memberikan dasar hukum bagi Kejaksaan RI untuk melaksanakan wewenang tersebut.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">116</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
