<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015977</controlfield>
    <controlfield tag="005">20231005091607</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1023000059</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231005################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 096 PIM I 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Bambang Surya Putra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Transformasi Tata Kelola “Posko Tangguh” dalam Penanggulangan Darurat Bencana di Seluruh Indonesia /</subfield>
      <subfield code="c">Bambang Surya Putra</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">67 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Bencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Seiring dengan perkembangan waktu, Pemerintah juga sudah memiliki program yang tertuang dalam "Nawa Cita" dan telah diintegrasikan dalam RPJMN 2015-2019. Dimana salah satu agenda pembangunan tahun 2015-2019 adalah Pelestarian Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana. Sasaran dari RPJMN 2015-2019 adalah menurunkan indeks risiko bencana pada pusat-pusat pertumbuhan yang berisiko tinggi yaitu 136 Kabupaten/Kota dengan strategi melalui internalisasi pengurangan risiko bencana dalam kerangka pembangunan berkelanjutan di Pusat dan Daerah, penurunan tingkat kerentanan terhadap bencana dna peningkatan kapasitas pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanggulangan bencana. &#13;
Dalam hal ini Grand Design Sistem Integrasi Posko Tangguh (SITANGGUH) yang akan disusun perlu menyesuaikan dengan kebijakan dan kondisi yang semakin berkembang. Integrasi sistem PASTIGANA dengan Kementerian/Lembaga serta Daerah dapat ditinjau kembali untuk mewujudkan Grand Design yang aplikatif dan efektif dimana pengetahuan risiko, layanan pemantauan dan pringatan, Penyerbaluasan informasi dan komunikasi, dan kemampuan respons menjadi sinergi dalam rangka pengurangan indeks risiko berencana di 136 Kabupaten/Kota.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">096</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
