<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000015983</controlfield>
    <controlfield tag="005">20231006041950</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1023000065</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">231006################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 103 PIM I 2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hermanto Kurnia Pria H</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Intelijen Luar Negeri Indonesia di Era Big Data Menuju World Class Intellegence /</subfield>
      <subfield code="c">Hermanto Kurnia Pria H</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2022</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Intelijen</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Dalam menghadapi ATHG yang semakin kompleks dari luar negeri, maka peran penting lembaga intelijen negara, khususnya yang membidangi intelijen luar negeri sangatlah diperlukan. Ketepatan dan kecepatan sangat diperlukan untuk dapat menangani segala bentuk ATHG dengan efektif dan efisien di segara bidang. Selama ini, kemampuan andal seorang personil intelijen merupakan kunci utama dalam mengumpulkan informasi sensitif dari berbagai penjuru dunia sehingga dapat dilakukan bentuk-bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan bagi NKRI. Namun demikian, seiring dengan cepatnya perkembangan situasi global, keterbatasan jumlah personil, kompleksitas permasalahan, dan luasnya cakupan lokus permasalahan menyebabkan personil intelijen mengemban beban yang terlalu berat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga diperlukan sebuah sistem analisis data untuk menghasilkan data awal, model pemetaan permasalahan, stakeholders yang terkait, hingga deteksi dan respon dini terhadap anomali situasi global yang dapat disebut dengan Sistem Intelijen Luar Negeri di era big data menuju wolrd class intelligence diperlukan sehingga dapat menyelaraskan kemampuan unit organisasi yang ada dengan kebutuhan dari SILN itu sendiri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">103</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
