<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000016751</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240129120216</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0124000068</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240129################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 098 LATSAR 2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Selvinda Novintan Putri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Dashboard Fungsi Tindaklanjut Penanganan Pelanggaran Pemilu di Dalam Sistem Penanganan Pelanggaran (SIGAP) /</subfield>
      <subfield code="c">Selvinda Novintan Putri</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkader,</subfield>
      <subfield code="c">2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">100 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pelanggaran Pemilu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Terdapat 3 isu utama yakni belum optimalnya fungsi ditindaklanjuti penanganan pelanggaran pemilu Sistem Penanganan Pelanggaran (SIGAP), belum adanya data informasi status tindaklanjut penanganan pelanggaran yang dapat diakses oleh publik secara up to date dan belum adanya sistem yang terintegrasi antara Bawaslu Pusat, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota. Dengan metode Fishbone ini kemudian didapatlah masalah krusial yang ada di Biro FPPP adalah belum optimalnya fungsi tindaklanjut penanganan pelanggaran pemilu di Sistem Penanganan Pelanggaran (SIGAP). Adapun solusi yang dimiliki adalah melakukan kegiatan berupa dashboard fungsi tindaklanjuti penanganan pelanggaran pemilu di dalam Sistem Penanganan Pelanggaran (SIGAP).</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">23.11.098</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
