<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000016891</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240313115520</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0324000038</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240313################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 021 LATSAR 2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muhammad Rafli Rinaldhi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Optimalisasi Penggunaan Quick Response Code (QR Code) Untuk Labelisasi Barang Milik Negara Pada Lingkungan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta /</subfield>
      <subfield code="c">Muhammad Rafli Rinaldhi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkader,</subfield>
      <subfield code="c">2021</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">50 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Penggunaan QR</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Label BMN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Barang Milik Negara yang berada dalam penguasaan Bawaslu Provinsi DKI Jakarta tercatat pada aplikasi SIMAK BMN dan dapat dikelompokan berdasarkan ruangan dimana barang tersebut ditempatkan. Hal ini tentu bertujuan agar barang dapat dilakukan pengawasan baik itu jumlah maupun kondisinya. Namun  yang terjadi adalah barang tersebut terkadang tidak sesuai dengan penempatan pada catatan Daftar Barang Ruangan (DBR). Hal ini terjadi diakibatkan kurangnya tanggung jawab beberapa staf apabila sudah meminjam barang dari satu ruangan, dan tidak dikembalikan ke ruangan sebelumnya. Sehingga mengakibatkan ketidaksesuaian catatan yang ada pada DBR maupun kondisi penempatan setelah barang dipindahkan. Barang yang tidak sesuai DBR mengakibatkan akan menyulitkan pengelola barang dalam melakukan pengawasan dan pemeliharaan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">23.10.021</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
