<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017025</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240528111309</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0524000051</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240528################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 013 PIM I 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tofik Ismail</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Strategi Kolaborasi Badan Intelijen Negara dalam Penanganan FTF (Foreign Terrorist Fighsters) WNI di Luar Negeri (Studi Kasus: Di Suriah) /</subfield>
      <subfield code="c">Tofik Ismail</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">62 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Foreign Terrorist Fighters (FTF)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Intelijen</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">WNI</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">FTF dipandang menjadi ancaman serius bagi negara asal jika mereka kembali ke negara asalnya karena WNI yang menjadi FTF dan mampu bertahan di Suriah memiliki kemampuan militer yang tinggi sehingga ketika kembali ke Indonesia maka memiliki potensi ancaman yang besar terhadap Ketahanan dan Keamanan Nasional Indonesia. BNPT mencatat 300 FTF asal Indonesia masih berada di zona konflik Suriah Irak dan tinggal di kamp pengungsian. Dimana, sebanyak 145 anak-anak, dimana terdapat 31 anak berusia 10 tahun. Saat ini keluarga anggota ISIS yang tinggal di pengungsian kamp Al Haul sebanyak 58.000 dan di Roj sebanyak 2.620. Pelaksanaan workshop reintegrasi anak-anak terasosiasi FTF menegaskan untuk merepatriasi anak-anak dikarenakan mereka adalah korban bukan pelaku. Adapun produk yang dihasilkan di jangka pendek antara lain (1) Surat Perintah Tim Efektif, (2) Keputusan Kepala BIN, (3) Surat Perintah Tim Satgas dan, (4) Rencana Aksi Penanganan FTF</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.05.013</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
