<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017148</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240607023811</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0624000051</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Kemitraan Berbasis Geospasial Bidang Penanaman Modal (Trabas Pedal) Antara Usaha Besar dengan Koperasi dan UMKM dalam Meningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah /</subfield>
      <subfield code="c">Puguh Harjanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Puguh Harjanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">50 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 027 PIM I 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Geospasial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Bidang Penanaman Modal</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Salah satu masalah pokok yang dihadapi saat ini adalah rendahnya kontribusi koperasi dan UMKM terhadap perekonomian daerah dikarenakan rendahnya produktivitas UMKM dan belum optimalnya kualitas usaha koperasi. Hal disebabkan oleh beberapa faktor seperti perbedayaan Koperasi dan UMKM yang belum maksimal, rendahnya kemitraan usaha besar dengan koperasi dan UMKM, peluang kemitraan belum terpetakan dengan baik, usaha besar belum memiliki data koperasi dan UMKM sekitar lokasi usahanya, serta belum adanya kebijakan kolabboratif kemitraan usaha besar dengan koperasi dan UMKM. TRABAS PEDAL memberikan pelajaran berharga tentang fleksibilitas, adaptabilitas, kolaborasi dan perencanaan yang matang dalam menghadapi perubahan dan memanfaatkan peluang. Kolaborasi erat antara berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan proyek ini dalam menghasilkan solusi inovatif. Evaluasi berkala dan komitmen bersama dalam meningkatkan kemitraan juga menjadi faktor penting.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.06.027</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
