<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017155</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240607035925</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0624000058</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Kolaborasi Penanganan Pengaduan Masalah Sosial Berbasis si C-CE /</subfield>
      <subfield code="c">Robben Rico</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Robben Rico</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">200 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 031 PIM I 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kolaborasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pengaduan Masalah Sosial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Merespon target nol persen kemiskinan ekstreem Presiden Jokowi, Kementerian Sosial sebagai leading sector penanganan kemiskinan nasional, menggulirkan kebijakan sinergi berbagai program perlindungan sosial dan melakukan respon cepat permasalahan sosial. Hasil analisis terhadap berbagai sistem penanganan pengaduan masyarakat yang telah ada sebelumnya menunjukkan bahwa kolaborasi layanan pengaduan masyarakat dan integrasi data dalam merespon permasalahan sosial dinilai belum optimal. Hal ini dikarenakan penanganan pengaduan masih dilakukan secara terfragmentasi sehingga cenderung tidak tuntas, lambat, tidak termonitor, dan belum membuka peluang kolaborasi lintas sektor. Sistem pengaduan yang belum dikembangkan dengan teknologi digital berdampak pada kurangnya akuntabilitas dan lemahnya sistem monitoring proses penanganan pengaduan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.06.031</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
