<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017168</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240613103821</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0624000071</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240613################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 033 PIM I 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ratna Susianawati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Strategi Penurunan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) Melalui Sinergitas dan Kolaborasi Penthahelik /</subfield>
      <subfield code="c">Ratna Susianawati</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">111 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Tindak Pidana Kekerasan Seksial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Strategi komunikasi melalui penyebarluasan peran komunikasi dan desiminasi UU tentang TPKS yang bersifat informatif, persuasif, dan instruktif secara sistematik kepada sasaran, yang dalam hal ini masyarakat untuk memperoleh hasil yang opeimal perlu dilakukan untuk membangun perspektif masyarakat mengenai UU tentang TPKS. Sinergi pentahelix dengan berbagai stakeholder harus terus dilakukan. Dukungan dari seluruh semua pihak dan semua komponen bangsa akan menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai kekerasan seksual ini. Masing-masing dari kita, baik individu, keluarga, anggota masyarakat, organisasi, serta komponen Penthahelik sebenarnya dapat mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Advokasi, sosialisasi, edukasi, literasi serta gerakan-gerakan yang massif dan berkelanjutan harus terus dilakukan oleh semua komponen bangsa, sehingga kekerasan seksual dapat terus diminimalisir dan Indonesia akan menjadi tempat yang aman, nyaman dan bebas dari segala bentuk kekerasan, khususnya kekerasan seksual.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kolaborasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.06.034</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
