<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017179</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240619095825</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0624000082</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240619################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 041 PIM I 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tubagus Nugraha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Penguatan Kolaborasi Implementasi Layanan Digital Terpadu (Simbara) dalam Rangka Peningkatan Tata Kelola Pertambangan Mineral dan BatuBara di Indonesia /</subfield>
      <subfield code="c">Tubagus Nugraha</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">122 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Layanan Digital</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Pertambangan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Potensi mineral dan batubara di Indonesia sangat melimpah. Dalam pengelolaannya masih banyak permasalahan terjadi, seperti illegal mining, inefisensi, penyelundupan, korupsi sampai kepada tidak optimalnya penerimaan negara serta layanan publiknya yang masih banyak masalah. Salah satu penyebabnya dari isu ini adalah kurang efektifnya pengawasan Pemerintah, khusus atas pergerakan komoditas mineral dan batubaranya ini, Kondisi ini dipandang akibat beberapa isu dalam sistem pengawasannya yang masih terpisah-pisah, bersifat manual dan tidak terintegrasi sehingga tidak adanya p.engaliran dan ketelusuran data secara konsisten dari hulu ke hilir secara end to end. Diperlukan perbaikan dan penguatan pengawasan oleh Pemerintah. Salah satu bentuk penguatan pengawasan yang dilakukan adalah dengan pengembangan sistem digitalisasi. Sistem ini seiring sejalan dengan arah utama kebijakan Pemerintah, yakni melakukan transformasi digital di penyelenggaraan pemerintah, sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi tematik yang dijalankan oleh Pemerintah.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.06.041</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
