<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017184</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240619120224</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0624000087</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240619################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 043 PIM I 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Moch. Yusuf Gunawan Idris</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Fleksibilitas Sistem Kerja (Fleksika) dan Implementasi E-Kinerja Bagi Aparatur Sipil Negara (Role Model di LAN) /</subfield>
      <subfield code="c">Moch. Yusuf Gunawan Idris</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">85 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Sistem Kerja</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Flexibel Working Arrangement (FWA) dianggap sebagai mekanisme kerja alternatif masa depan yang efektif diaplikasikan dalam organisasi sektor publik. FWA berimplikasi positif bagi pegawai, seperti peningkatan produktivitas, peningkatan kesejahteraan psikologis, work life balance (keseimbangan antara kehidupan karir dan kehidupan pribadi), peningkatan komitmen afektif, berkurangnya biaya dan waktu untuk melakukan perjalanan, peningkatan kepuasan kerja, peningkatan otonomi dan kontrol kerja dari pegawai, serta lingkungan kerja yang relatif lebih kondusif. FWA pada dasarnya merupakan sebuah keniscayaan di tengah semakin masifnya perkembangan teknologi dan upaya pemerintah dalam melakukan digitalisasi. Konsep FWA menuntut terbentuknya tatanan kerja baru bagi birokrasi yang lebih agile, adaptid, dan fleksibil dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan. Masalah terbesar dalam penerapan FWA adalah sulitnya pengawasan kinerja ASN, hal tersebut dikarenakan belum ada mekanisme penilaian kinerja yang terstandarisasi secara jelas sehingga pada umumnya penilaian lebih bersifat subjektif.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.06.043</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
