<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017194</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240620025151</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0624000097</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240620################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 050 PIM I 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Herry Trisaputra Zuna</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Transformasi Kebijakan Penyelenggaraan Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha di Kementerian PUPR Dalam Rangka Mewujudkan Infrastruktur Berkelanjutan /</subfield>
      <subfield code="c">Herry Trisaputra Zuna</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">150 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Transformasi Kebijakan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Investasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045, serta untuk mencapai target stok infrastruktur Indonesia menjadi 70% dari PDB pada tahun 2045, pembangunan infrastruktur memerlukan pendanaan hingga sebesar Rp 575.203 triwulan. Kementerian PUPR melalui target visium 2030 mentargetjan pembangunan Bendungan Multiguna untuk memenuhi kapasitas tampung 120m3/kapita/tahun, 100% smart living, dan jalan 99% mantap yang terintegrasi antar moda dengan memanfaatkan material lokal dan teknologi recycle. Untuk mencapai target tersebut, terdapat tantangan funding gap yang besar yang harus dipenuhi hingga tahun 2024 yakni sebesar Rp 1.435 Triliun atau 70% dari total kebutuhan investasi, sehingga diperlukan skema pembiayaan alternatif salah satunya melalui Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).  Dalam penyelenggaraan KPBU di Kementerian PUPR terdapat beberapa tantangan yang dihadapi antara lain: adanya perbedaan persepsi stakeholders di Kementerian PUPR terhadap pelaksanaan KPBU, proses bisnis pelaksanaan KPBU yang kompleks, perencanaan KPBU yang belum terintegrasi, serta terbatasnya kapasitas pembiayaan domestik dan inovasi berkelanjutan serta untuk memenuhi pendanaan untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045, perlu dilakukannya tiga tindakan utama, meliputi : pengadopsian konsep Fast Track PPP yang bertujuan untuk mempercepat dan menyederhanakan proses pelaksanaan KPBU, Penyempurnaan kondisi investasi melalui skema yang meningkatkan kepercayaan dan kepastian bagi investor serta menekankan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (integrated ESG)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.06.050</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
