<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017230</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240830105019</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0624000133</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240830################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R  012 PKA 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Asep Awaludin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Tata Kelola Implementasi Srikandi Melalui SIGAP-TRANS (Sistematis, Informatif, Tanggap, Profesional dan Transformatif) Di Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi /</subfield>
      <subfield code="c">Asep Awaludin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">80 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Srikandi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Arsip</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pelaksanaan Tata Naskah Dinas Elektronik (TNDE) di Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi belum berjalan secara optimal. Berbagai kendala teknis seperti proses filtering data persuratan, akses masuk ke aplikasi yang kurang stabil, serta kecepatan server dalam merespon pengguna mengakibatkan pekerja harus dilaksanakan secara manual. Akibatnya proses disposisi, termasuk tindak lanjut surat dinas yang penting menjadi terlambat. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kinerja organisasi. Oleh karena itu, diperlukan terobosan. pengembangan sistem dan mekanisme pengelolaan kearsipan yang lebih efektif dan efisien dengan tetap memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.06.012</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
