<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000017639</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240814025318</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0824000260</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240814################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-602-1302-96-5</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">233</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">233 SEN l</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sen Sendjaya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Leadership Reformed = Reformasi Kepemimpinan :</subfield>
      <subfield code="b">Mengapa pemimpin membutuhkan Injil untuk mengubah dunia /</subfield>
      <subfield code="c">Sen Sendjaya</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Surabaya :</subfield>
      <subfield code="b">Literatur Perkantas Jatim,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">276 hal. ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Injil</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kepemimpinan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Buku ini menampilkan Injil sebagai lensa untuk mencermati dan memaknai lima area efektivitas kepemimpinan pribadi, yaitu keinginan, identitas, martabat, motivasi, dan ambisi. Setap moment penting yang mengubah dunia menjadi lebih baik selalu melibatkan kepemimpinan. Namun, sejarah juga menunjukkan bahwa para pemimpin paling tangguh sekalipun rentan mengalami penyimpangan dan kegagalan. Berlawanan dengan pemikiran populer bahwa pemimpin perlu meningkatkan kemampuan diri untuk manjadi efektif, fokus terhadap diri sendiri itu keliru karena diri adalah akar dari setiap masalah kepemimpinan. Penulis mengungkapkan bahwa pemusatan pada diri dan karenanya, ketidakpercaraan kepada Injil-adalah alasan mendasar mengapa para pemimpin sering dibutakan oleh kekuasaan dan kontrol, berlari terengah-engah diatas mesin kinerja, hidup bagi penerimaan orang lain, dan berambisi semput untuk hal-hal duniawi. ...</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">240819861</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
