<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000018235</controlfield>
    <controlfield tag="005">20240917030659</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0924000064</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">240917################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 075 PIM I 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dani Ramdan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Membangun Kolaborasi Digital Penanggulangan Bencana untuk Mewujudkan Ketangguhan Bangsa Dalam Menghadapi Bencana (Studi Kasus BPBD Provinsi Jawa Barat) /</subfield>
      <subfield code="c">Dani Ramdan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">70 halaman ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Bencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Digital</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kapasitas manajemen penanggulangan bencana di tingkat daerah maupun nasional masih belum memadai, hal itu antara lain tercermin dari capaian Standar Pelayanan Minimun (SPM) Sub Urusan Penanggulangan Bencana di tahun 2022 yang masih berada di angka 78.84% dari target 100%. Fokus intervensi strategis yang akan ditangani adalah dari sisi manajemen respon atau tanggap darurat bencana, karena dari pengalaman penanggulangan bencana gempa di Cianjur beberapa waktu lalu maupun penanganan bencana-bencana besar lainnya di Indonesia , sangat terasa efektivitas manajemen tanggao darurat bencananya masih melum memuaskan. Gagasan pokok dari proper ini adalah implementasi kebijakan transformasi digital dalam manajemen penanggulangan bencana khususnya penanggulangan keadaan darurat bencana, untuk mewujudkan kolaborasi nasional multistakeholders yang efektif dalam setiap kegiatan tanggap darurat bencana.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan LAN Pusat</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">24.09.075</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
