<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000018463</controlfield>
    <controlfield tag="005">20241118125737</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1124000129</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">241118###########################0######</controlfield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">PB SIWEDI :</subfield>
      <subfield code="b">Perbaikan Situs Web Program Studi /</subfield>
      <subfield code="c">A. Gusti Efendy, S.S., M.Pd</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Puslatbang KMP LAN RI,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">28 ;</subfield>
      <subfield code="c">30</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Perbaikan situs Web</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dr. Agustan T. Syam, S.Pd., M.Pd (Mentor)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Asriani Rasyid, S.E., M.Si (Coach)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kurangnya nilai kebermanfaatan situs web jurusan merupakan isu yang sangat aktual dalam era digital saat ini. Situs web yang tidak terawat dengan baik dapat memberikan kesan buruk bagi pengguna, menghambat akses informasi, menurunkan citra jurusan, dan mengurangi minat calon mahasiswa. Analisis APKL menunjukkan bahwa isu ini sangat penting karena situs web adalah sarana komunikasi utama antara jurusan dengan berbagai stakeholder. Isu ini dapat diatasi melalui perombakan desain, pembaruan konten secara berkala, dan optimalisasi fitur-fitur yang tersedia. Berdasarkan analisis USG, urgensi untuk menangani masalah ini sangat tinggi karena situs web yang tidak berfungsi dengan baik dapat memberikan kesan negatif yang berkelanjutan dan sulit diubah. Jika tidak segera diatasi, masalah ini dapat menurunkan citra jurusan dan mengurangi minat calon mahasiswa, serta menghambat pelayanan mahasiswa. Potensi pertumbuhan masalah ini juga tinggi jika tidak ada upaya perbaikan. Kesimpulannya, isu situs web jurusan yang tidak berguna perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan analisis APKL dan USG, core issue yang ditetapkan adalah situs web Jurusan Bahasa dan Seni yang belum berfungsi secara efektif dalam mendukung kegiatan akademik dan komunikasi dengan mahasiswa, alumni, dan seluruh civitas academica. Analisis SWOT menunjukkan bahwa situs web memiliki kekuatan seperti aksesibilitas dan informasi akademik, namun juga memiliki kelemahan seperti tampilan usang, navigasi berantakan, konten tidak ter-update, fitur terbatas, dan akses terbatas untuk pengelolaan. Peluang yang ada termasuk peningkatan penggunaan teknologi dan perkembangan teknologi web, sementara ancaman meliputi persaingan dengan situs web lain, perubahan teknologi, dan kurangnya sumber daya. Dari analisis SWOT, dapat disimpulkan bahwa situs web prodi memiliki potensi untuk menjadi alat yang efektif dalam menyampaikan informasi dan meningkatkan citra prodi Namun, kelemahan yang ada perlu diatasi dengan memanfaatkan peluang yang tersedia dan mengatasi ancaman yang ada. Gagasan pemecahan isu yang dirumuskan adalah peningkatan nilai kebermanfaatan situs resmi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dalam melayani mahasiswa dan tenaga pendidik. Kasus ini memiliki empat permasalahan utama yaitu tampilan, konten, fitur, dan akses. Untuk mengatasinya, disusunlah empat kegiatan strategis yang diuraikan secara detail tahapannya dalam bentuk tabel yang disajikan lebih lanjut pada majalah ini.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Puslatbang KMP LAN</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
