<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000018474</controlfield>
    <controlfield tag="005">20241119084111</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1124000140</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">241119###########################0######</controlfield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">PINTAR KESEHATAN :</subfield>
      <subfield code="b">Panduan Pembelajaran Interaktif dan Kolaboratif Berbasis Proyek untuk Ilmu Kesehatan /</subfield>
      <subfield code="c">Andi Fatma Tenri Awaru, S.Gz., M.Kes</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Puslatbang KMP LAN RI,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">38 ;</subfield>
      <subfield code="c">30</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Mengoptimalkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa di perguruan tinggi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hermin Husaeni, S.Kep., Ns., M.Kep (Mentor)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Andi Wahyudin, S.E., M.Si (Coach)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Belum optimalnya penggunaan metode pengajaran yang inovatif oleh dosen menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya partisipasi aktif mahasiswa di dalam kelas, yang tidak hanya berdampak pada pemahaman materi yang terbatas, tetapi juga pada kurangnya pengembangan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi. Salah satu pendekatan pembelajaran yang terbukti efektif dalam mendorong peran aktif mahasiswa adalah Project-Based Learning (PjBL) Metode ini memungkinkan mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran dengan berfokus pada penyelesaian proyek nyata yang relevan dengan materi perkullahan. Namun, implementasi PjBL di lingkungan pendidikan tinggi masih terkendala oleh kurangnya pemahaman dan panduan yang jelas bagi para dosen.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, penyusunan sebuah panduan sistematis mengenai penerapan PjBL menjadi gagasan pemecahan yang strategis untuk mengatasi isu tersebut. Panduan ini dirancang untuk memberikan penjelasan komprehensif tentang konsep dasar PjBL, tahapan implementasi, serta tips praktis untuk menyusun proyek yang menantang dan bermakna bagi mahasiswa. Selain itu, panduan ini Juga akan menyajikan contoh-contoh penerapan PjBL yang kontekstual dan relevan dengan berbagal disiplin ilmu. Dengan adanya panduan ini, diharapkan dosen dapat lebih percaya diri dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek, sehingga mahasiswa terdorong untuk berperan lebih aktif, memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap proses belajarnya, serta mampu mengembangkan keterampilan abad 21 yang diperlukan untuk menghadapi tantangan di dunia nyata. Panduan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mengoptimalkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa di perguruan tinggi.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Puslatbang KMP LAN</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
