<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000018532</controlfield>
    <controlfield tag="005">20241121014704</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1124000198</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">241121###########################0######</controlfield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">SAPI :</subfield>
      <subfield code="b">Siaran Podcast Youtube Untuk Promosi Peternakan Interaktif /</subfield>
      <subfield code="c">Anindyaningrum Zainal Putri, S.Pt., M.Sc</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Makassar :</subfield>
      <subfield code="b">Puslatbang KMP RI LAN Makassar,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">43 ;</subfield>
      <subfield code="c">30</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Promosi fakultas yang efektif merupakan kunci dalam meningkatkanminat calon mahasiswa serta membangun citra positif institusi pendidikan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Prof. Dr. Ir. H. La Ode Nafiu, M.Si., IPU., ASEAN Eng (Mentor)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Fajar Lingga Prasetya, S.AB (Coach)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Universitas Halu Oleo merupakan universitas terbesar di Sulawesi Tenggara. Terletak di Kota Kendari, Universitas Halu Oleo merupakan salah satu universitas negeri yang paling berkembang di kawasan timur Indonesia. Salah satu fakultas di Universitas Halu Oleo adalah Fakultas Peternakan. Fakultas Peternakan mengalami penurunan peminat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini ditandai dengan jumlah mahasiswa baru yang menurun dan diantra mahasiswa baru tersebut ternyata menjadikan Fakultas Peternakan sebagai pilihan terakhir dalam memilih jurusan pada sebuah universitas. Berkuliah di Fakultas Peternakan menawarkan banyak&#13;
&#13;
keuntungan, dimana pada Fakultas Peternakan dapat menjadi sebuah prospek karir yang luas, dapat berkontribusi pada Ketahanan Pangan, dapat mempelajari banyak hal mengenai inovasi dan teknologi dalam dunia peternakan, banyak peluang wirausaha daari produk peternakan, dapat berkontribusi pada lingkungan dan keberlanjutan, serta dapat berkesempatan untuk berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani, khususnya peternak. Penurunan minat calon mahasiswa untuk memilih Fakultas Peternakan diakibatkan karena kurangnya Promosi dari pihak fakultas. Promosi yang dilakukan hanya sebatas menyebarkan flyer kepada calon mahasiswa. Padahal dengan berbagai sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Fakultas Peternakan dapat mengoptimalkan promosi yang akan dilakukan. Promosi fakultas yang efektif merupakan kunci dalam meningkatkan minat calon mahasiswa serta membangun citra positif institusi pendidikan. Promosi yang dilakukan, tidak hanya dengan menggunakan media flyer, tetapi dapat juga melalui media sosial yang sekarang ini banyak diakses oleh semua kalangan. Oleh karena itu, penulis berharap majalah ini bisa membantu mengoptimalkan strategi promosi Fakultas Peternakan menggunakan platform YouTube sebagai media utama. YouTube dipilih karena kemampuannya dalam menjangkau audiens yang luas melalui konten audio-visual yang menarik&#13;
dan interaktif. Metode yang digunakan meliputi&#13;
analisis konten video promosi yang ada, pembuatan video baru yang sesuai dengan preferensi target audiens, serta penerapan beberapa strategi promosi link YouTube agar video lebih mudah ditemukan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">PUSLATBANG KMP LAN RI Makassar</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
