<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000019306</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250217091334</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0225000263</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250217################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 574. 907 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 574. 907 2 LAP</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Laporan Penelitian :</subfield>
      <subfield code="b">Kondisi Ekosistem Terumbu Karang dan Ekosistem Terkait di Perairan Belitung /</subfield>
      <subfield code="c">Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia,</subfield>
      <subfield code="c">2015</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">103 halaman :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Terumbu Karang</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pulau Belitung merupakan kawasan perairan dangkal yang memiliki beberapa gugusan pulau-pulau kecil yang tersebar mulai dari utara hingga selatan pulau tersebut. Pulau ini telah dikembangkan menjadi daerah pariwisata setelah sebelumnya pernah dieksploitasi oleh kegiatan penambangan timah. Adanya aktivitas manusia yang cukup tinggi di wilayah ini sedikit banyak berpengaruh terhadap kondisi ekosistem perairan di sekitarnya. Sejak tahun 2015, daerah Belitung ditetapkan menjadi salah satu lokasi monitoring kesehatan terumbu karang di bawah program Coremap-CTI sebagai daerah kontrol. Adapun monitoring yang dilakukan meliputi pemantauan terhadap kesehatan ekosistem terumbu karang, lamun dan mangrove, serta pengamatan terhadap biota-biota asosiasinya seperti ikan karang dan megabenthos, yang didukung oleh penginderaan jauh untuk pemetaan wilayahnya.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">161118694</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
