<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000019936</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250505020018</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0525000019</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250505################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 0047 PKN II 2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Edi Hilmawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Sisterm Registrasi Lembaga Audit dan Auditior TIK SPBE /</subfield>
      <subfield code="c">Edi Hilmawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">73 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">29 x 21 x 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Sistem</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Semenjak Perpres Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) diterbitkan &#13;
&#13;
tahun 2018, sampai saat ini penerapan SPBE secara nasional masih belum optimal. &#13;
&#13;
Hal ini dapat dilihat antara lain dari: masih banyaknya Instansi Pusat dan Pemerintah &#13;
&#13;
Daerah (IPPD) yang mengembangkan aplikasi sendiri-sendiri dan tidak mengacu &#13;
&#13;
kepada arsitektur SPBE, sehingga aplikasi yang dikembangkan oleh IPPD masih &#13;
&#13;
bersifat silo dan belum terintegrasi secara optimal. Di antara penyebab terjadinya &#13;
&#13;
kondisi tersebut, adalah: masih lemahnya pemahaman terkait SPBE dan Arsitektur &#13;
&#13;
SPBE, belum adanya Lembaga Audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang &#13;
&#13;
mampu melakukan Audit TIK sesuai dengan kriteria SPBE serta terbatasnya jumlah &#13;
&#13;
auditor TIK yang kompeten untuk melakukan audit terhadap aplikasi SPBE. Untuk itu &#13;
&#13;
diusulkan gagasan perubahan berupa PENGEMBANGAN SISTEM REGISTRASI &#13;
&#13;
LEMBAGA AUDIT DAN AUDITOR TIK SPBE UNTUK MENGOPTIMALKAN PENERAPAN &#13;
&#13;
SPBE DI LINGKUNGAN IPPD (SirelaTIK). Lembaga Audit TIK (LATIK) yang terdaftar ini &#13;
&#13;
nantinya akan dipakai oleh Institusi Pusat dan Pemerintah Daerah (IPPD) untuk &#13;
&#13;
melakukan Audit TIK SPBE di lingkungannya.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Pusat LAN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2024/1.2,2/A/0047</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
