<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000020150</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250523100632</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0525000233</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250523################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 0101 PKN II 2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rakhmat Yulianto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Akselerasi Pengelolaan Relasi Investor (AKSI PARIS) Peningkatan Investasi Melalui Pengelolaan Investor Yang Lebih Baik /</subfield>
      <subfield code="c">Rakhmat Yulianto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">100 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">29 x 21 x 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Inveatasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Berdasarkan target realisasi investasi yang sesuai dengan arahan Bapak&#13;
Presiden yaitu sebesar Rp1.650 Trilliun pada tahun 2024, Kementerian&#13;
Investasi/BKPM tetap optimistis untuk dapat mencapai terhadap target Investasi&#13;
sebagai penopang pertumbuhan ekonomi 5,7%. Untuk memacu pencapaian target&#13;
realisasi investasi dan menghadapi kompetisi global yang makin sengit, kompleks,&#13;
dan dinamis, diperlukan strategi dan program promosi investasi yang lebih inovatif&#13;
serta menyediakan layanan informasi dan konsultasi yang lebih profesional dan&#13;
tentunya dapat berkoordinasi dengan seluruh pihak.&#13;
Kementerian Investasi/BKPM menjalankan strategi investasi yang berjenjang&#13;
dan end-to-end. Mulai dari market intelligence, promosi melalui media massa, forum&#13;
bisnis, pertemuan one-on-one, pengawalan minat, hingga fasilitasi realisasi investasi.&#13;
Selain diperlukan strategi promosi yang inovatif dan terukur diperlukan pula&#13;
dukungan data investor dan calon investor potensial yang akurat dan terstruktur. Di&#13;
era Artificial Intelligence menandakan perlunya adaptasi organisasi terhadap&#13;
perkembangan teknologi saat ini. Pemanfaatan teknologi digital dapat meningkatkan&#13;
efisiensi dan efektivitas berbagai sektor, termasuk dalam pengelolaan hubungan&#13;
investor dengan lembaga pemerintah.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Pusat LAN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2024/1.2,2/A/0101</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
