<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000020354</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250616100549</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0625000096</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250616################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 0040 PKN I 2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Aprilia Haslantini Siregar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Mengubah Wajah Birokrasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Melalui Manajemen Talenta /</subfield>
      <subfield code="c">Aprilia Haslantini Siregar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">200 hlm. ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Manajemen Talenta</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Manajemen Talenta ASN adalah salah satu pendekatan strategis dalam upaya Reformasi Birokrasi dan menjadi salah satu prioritas nasional dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan beberapa tantangan dalam penerapan strategi manajemen talenta dan pengembangan karir ASN di Provinsi Sumatera Utara, seperti rendahnya indeks profesionalitas ASN, belum optimalnya penilaian elemen norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK), belum terincinya unsur penilaian variabel kinerja dan potensial yang ada dalam Regulasi Manajemen Talenta saat ini., belum optimalnya pemanfaatan hasil asesmen kompetensi yang telah dilaksanakan, serta sistem pengelolaan talenta yang belum terintegrasi dengan Sistem Informasi ASN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2024/1.2.1/A/0040</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
