<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000020389</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250617112852</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0625000131</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250617################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 108 PKN II 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Wanhar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Percepatan Kebijakan Sebagai Acuan Dekarbonasi Bidang Ketenagalistrikan Menuju Net Zero Emission /</subfield>
      <subfield code="c">Wanhar</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">220 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">29 x 21 x 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kebijakan, Manajemen</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) yang menjadi tanggung jawab&#13;
Kementerian ESDM merupakan dokumen perencanaan ketenagalistrikan yang&#13;
memiliki posisi yang krusial dalam membantu mendorong komitmen terbaru terkait&#13;
dengan penurunan emisi karbon lewat upaya dekarbonisasi sektor energi. Namun&#13;
saat ini RUKN yang berlaku belum dapat mengakomodasi komitmen NZE di tahun&#13;
2060. Ditambah lagi, regulasi dan kebijakan dekarbonisasi dan transisi energi dari&#13;
fosil ke EBET saat ini juga belum dapat mengakomodasi perkembangan teknologi&#13;
terkini dan target NZE.&#13;
Kondisi ini membutuhkan sebuah strategi untuk menyiapkan dokumen&#13;
perencanaan yang mendukung gagasan perubahan "Percepatan Kebijakan&#13;
Sebagai Acuan Dekarbonisasi Bidang Ketenagalistrikan Menuju Net Zero&#13;
Emission". Strategi yang perlu dilakukan untuk dapat memanfaatkan peluang yang&#13;
tersedia antara lain percepatan kebijakan sebagai acuan dekarbonisasi bidang&#13;
ketenagalistrikan menuju NZE, penyusunan katalog teknologi EBET untuk&#13;
mendukung NZE bekerjasama dengan lembaga bantuan internasional, kerja sama&#13;
dengan Denmark dalam pelatihan aplikasi Balmorel, pelatihan pemodelan SimpleE (demand projection) yang mempertimbangkan penurunan emisi karbon bersama&#13;
APERC - Jepang, pelatihan pengenalan teknologi EBET dengan lembaga bantuan&#13;
internasional, dan penerapan skema Public Private Partnership (PPP) dalam&#13;
pengembangan teknologi EBET.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Pusat LAN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2407108</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
