<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000020406</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250617031056</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0625000148</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250617################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 096 PKN II 2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Irsyadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Strategi Penguatan Peningkatan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Terintegrasi Kepada Masyarakat Pencari Keadilan di Pengadilan Tinggi Agama Jambi dan Pengadilan Agama di Bawahnya /</subfield>
      <subfield code="c">Irsyadi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">89 hlm. ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Layanan Terpadu Satu Pintu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Dengan terbitnya peraturan KMA 2-144/KMA/SK/VIII/2022 tahun 2022 tentang Standar Pelayanan Informasi Publik di Pengadilan ini telah memberikan kemudahan para pencari keadilan atau informasi lebih mudah efisien dan biaya ringan. Hambatan yang dialami oleh Petugas PTSP adalah lama dan rumut waktu penyelesaian laporan dan instrument yang disediakan dalam aturan tersebut. Kemudian dokumentasi dari pengguna layanan tidak terdokumentasi secara pasti karena pengisian form dan laporan masih bersifat manual oleh karena itu Langkah strategis dalam mengatasi masalah tersebut diatas adalah dengan membangun aplikasi SIPIN (Sistem Pelayanan Informasi) dengan memanfaatkan informasi dan teknologi dalam pemerian pelayan, pelaporan, dan survey. Hasil dari laporan tersebut akan jadi acuan dalam pelaporan kinerja instansi dan kualitas pelayanan instansi.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2407096</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
