<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000020607</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250724114637</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0725000137</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250724################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 0046 PKN I 2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Nooriza</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Akselerasi Kolaboratif Transformasi Pendidikan Vokasi Dam Penyediaan Talenta Digital Nasional /</subfield>
      <subfield code="c">Nooriza</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas,</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">183 :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">29 x 21 x 1,5</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">SDM, Manajemen Talenta</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Hasil riset McKinsey dan Bank Dunia, gap talenta digital di Indonesia ada 9 juta dari&#13;
2016 sampai dengan 2030 atau 600 ribu per tahun. Sementara itu hasil talenta digital&#13;
perguruan tinggi setiap tahun sekitar 50 ribu. Presiden dan wakil presiden yang yang dilantik&#13;
bulan Oktober 2024 terus menggaungkan kemajuan Indonesia dan menekankan ekonomi&#13;
tumbuh 8 % serta digitalisasi semua sektor. Itu semua memerlukan SDM keahlian digital.&#13;
Namun, bagaimana talenta digital dapat disiapkan secara masif? Wakil Menteri Komdigi&#13;
Bapak Angga Raka Prabowo dalam kesempatan di Pura Mangkunegoro pada 19 November&#13;
2024 lalu sampaikan bahwa untuk mengejar talenta digital tersebut tidak ada jalan lain, harus&#13;
berkolaborasi. Salah satu bentuk penguatan talenta digital di dalam Kementerian Komdigi&#13;
adalah peluangnya melalui pendidikan vokasi dengan kompetensi keahlian digital pada&#13;
Sekolah Tinggi Multi Media yang secara lembaga juga harus bertransformasi menjadi&#13;
Politeknik Digital Jogja. Oleh karena itu, diperkenalkan proyek perubahan yaitu program&#13;
akselerasi kolaboratif transformasi pendidikan vokasi untuk pemenuhan talenta digital&#13;
nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pengembangan talenta digital berbagai bentuk&#13;
tersebut diyakini dapat mendukung agenda transformasi digitalisasi yang tentu hasilnya akan&#13;
berperan menajdi bagian dalam penguatan ekonomi pertumbuhan tinggi, selaras dengan&#13;
Asta Cita dan Program Prioritas Presiden dan Wakil Presiden. Transformasi pendidikan vokasi&#13;
bidang digital perlu pendekatan kolaborasi yang luas atau secara multipronge approach.&#13;
Pemangku kepentingan nasional di Industri teknologi digital, asosiasi yang dekat dengan&#13;
industri digital dan pelaku usaha penyedia teknologi digital harus menunjukkan peran&#13;
mendukung pendidikan vokasi bidang digital agar luaran lulusan yang berkemampuan&#13;
keahlian yang berskalabilitas tercapai. Proyek perubahan ini dalam implementasinya ternyata&#13;
mendapat dukungan hasil kolaborasi dan kerjasama yang mendukung penguatan-penguatan&#13;
tersebut.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Pusat LAN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2024/1.2.1/A/0047</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
