<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="247" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <controlfield tag="Wor">$a 1</controlfield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Gerakan Reformasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Inti dasar masalah politik adalah perebutan kekuasaan. Supaya tidak terjadi perebutan kekuasaan maka dibuat suatu aturan main. Sedangkan akar permasalahan perekonomian adalah pertumbuhan ekonomi yang tidak dibarengi dengan distribusi dan pemerataan. Perekonomian yang selama ini dibangun masa Orba lebih banyak didasarkan pada pertimbangan KKN dan atas dasar like or dislike. Untuk itu, diperlukan suatu perubahan secara mendasar dalam kehidupan politik, hukum dan ekonomi. Perubahan tersebut dapat dilakukann dengan cara mengembalikan pada tuntunan Islam seutuhnya. Penanganan di bidang ekonomi yang selama ini terjadi banyak distorsi harus dikembalikan ke ummat. Dengan demikian, diperlukan format baru yang sesuai dengan nilai-nilai yang dijadikan way of life-nya moralitas bangsa Indonesia. Ada dua pendekatan moral yaitu humanisme dan empirisme. Moralitas empirisme dibangun berdasarkan perspektif empiris historis. Sementara itu, moralitas humanisme dibangun berdasarkan kerangka hubungan sosial budaya. Dan, oleh karenannya sangat normatif. Bagaimana dengan paradigma moralitas di Indonesia menuju "Era Indonesia Baru"?</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="321" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="310" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">ix, 29 halaman</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
      <subfield code="c">16 cm</subfield>
      <subfield code="e"/>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Surakarta</subfield>
      <subfield code="b">Muhammadiyah University Press</subfield>
      <subfield code="c">1999</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">$a INLIS000000000020820</controlfield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Moralitas dalam Format Indonesia Baru</subfield>
      <subfield code="b"/>
      <subfield code="c"/>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.24  MOR</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.24</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1125000019</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="022" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979 636 012 8</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">$a 251121################g##########0#ind##</controlfield>
    <controlfield tag="005">$a 20251121141252</controlfield>
  </record>
</collection>
