<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="247" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Manajemen Risiko</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Kebijakan Pembangunan Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Kondisi implementasi pengelolaan (manajemen) risiko pemerintah daerah saat ini adalah belum ada kebijakan dari Menteri Dalam Negeri yang menjadi landasaran sekaligus mengorkestrasi implementasi MRPN di daerah yang pada akhirnya dapat meningkatkan ketercapaian tujuan pembangunan di daerah. Tingkat kematangan atau maturutas penyelenggaraan manajemen risiko yang ditunjukkan oleh manajemen risiko indeks (MRI) dari seluruh pemda di Indonesia rata-rata baru mencapai level 2. Hal tersebut menggambarkan penyelenggaraan pembangunan di daerah masih sangat rentan dengan berbagai potensi/risiko permasalahan yang tidak dikelola sehingga menghambat pembangunan daerah untuk mencapai target yang diharapkan dan belum mampu mengungkit pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Risiko strategis pembangunan belum termitigasi dengan baik yang menghambat percapaian tujuan pembangunan. Manajemen risiko, sebagai bagian dari infrastruktur tata kelola belum diintegrasikan sebagai bagian dari proses bisnis dalam mencapai tujuan, masih dipahami oleh pemda sebagai kegiatan administratif, dan pemenuhan dokumen.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="321" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="310" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">iii, 39 hlm. :</subfield>
      <subfield code="b">ill. ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
      <subfield code="e"/>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN. ;</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">$a INLIS000000000020861</controlfield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Bijak Kelola Risiko Untuk Pembangunan Daerah Yang Lebih Efektif</subfield>
      <subfield code="b">membangun kebijakan pengelolaan (manajemen risiko) pembangunan nasional di daerah untuk pembangunan daerah yang lebih efektif</subfield>
      <subfield code="c">Hasoloan Manalu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hasoloan Manalu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 0056 PKN I 2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000018</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">$a 260414################g##########0#ind##</controlfield>
    <controlfield tag="005">$a 20260414153303</controlfield>
  </record>
</collection>
