<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="247" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Satu Data Intelijen</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Produk intelijen yang presisi dapat memberikan saran kebijakan dan solusi yang akurat, sehingga dapat mencegah berbagai potensi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan demi tercapainya situasi dan kondisi yang kondusif. Kondisi empiris produk intelijen khususnya di Biro Analis Baintelkam Polri dihadapkan pada kurangnya informasi/baket dari internal maupun eksternal. Solusi/strategi inovatif yang dilakukan yaitu : pembentukan tim efektif, penyusunan SOP Pengisian Program SIDASI, Ujicoba tim efektif dalam penggunaan sistem digitalisasi database intelijen, Ujicoba (piloting) pengintegrasian satu data intelijen melalui SIDARI, Penyusunan surat telegram rahasia (STR), Pelaksanaan program pengembangan kapasitas SDM, Penyusunan Surat Perintah Liaison Officer (LO) sebagai petugas yang ditunjuk untuk melakukan koordinasi, sirgi, dan kolaborasi sesuai bidang masing-masing baik dalam kegiatan maupun sharing data dengan Kementerian/Lembaga; Penyusunan rancangan memorandum of understanding (MOR)/perjanjian kerja; penjajalan kerjasama dan Kementerian/Lembaga lainnya; Monitoring dan evaluasi penggunaan SIDASI; Launching satu data intelijen melalui SIDASI; dan terintegrasinya satu data intelijen Baintelkam Polri.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="321" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="310" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">56 hlm. :</subfield>
      <subfield code="b">ill. ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
      <subfield code="e"/>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN. ;</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">$a INLIS000000000020866</controlfield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Optimalisasi Kolaborasi dan Sinergi Informasi Melalui Pengembangan Satu Data Intelijen Baintelkam Polri</subfield>
      <subfield code="b"/>
      <subfield code="c">Hery Widadgo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Hery Widadgo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 0055 PKN I 2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0426000023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">$a 260415################g##########0#ind##</controlfield>
    <controlfield tag="005">$a 20260415141621</controlfield>
  </record>
</collection>
