<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="264" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN. ;</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="csr">$a 86377348c6868f43019c28a4dfdddeef</controlfield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="740" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Stunting</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Angka prevalensi stunting di Sulawesi Barat mengalami peningkatan . Data terbaru menunjukkan kenaikan signifikan dari 30,3% menjadi 35,4%. Tak hanya itu, angka kemiskinan ekstrem di provinsi ini pun mencapai 1,46%, jauh di atas angka nasional yang hanya 0,83%.&#13;
Melihat kondisi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan pentingnya memperkuat PASTI PADU(Program Pencegahan dan Penanganan Stunting &amp; Kemiskinan Ekstrem Terpadu) sebagai gerakan kolaboratif lintas sektor yang harus dijalankan secara serius, terukur, dan berkelanjutan. rogram ini secara langsung mendukung dua dari lima panca daya pembangunan  Sulbar yaitu Mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.**&#13;
&#13;
Melalui pendekatan yang terintegrasi  dari gizi, sanitasi, pendidikan, hingga perlindungan sosial  seluruh elemen dari provinsi sampai ke desa dilibatkan. dr. Nursyamsi mengajak OPD, PKK, Baznas, TNI/Polri, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa untuk memastikan bahwa bantuan dan edukasi benar-benar sampai ke rumah-rumah warga yang paling membutuhkan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="338" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="337" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="336" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">50 hlm. :</subfield>
      <subfield code="b">ill. ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
      <subfield code="e"/>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">$a INLIS000000000020902</controlfield>
    <datafield tag="246" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Stop Stunting Baru Melalui Roadmap Pasti Padu</subfield>
      <subfield code="b"/>
      <subfield code="c">Junda Maulana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Junda Maulana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 086 PKN I 2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0526000007</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">$a 260508################g##########0#ind##</controlfield>
    <controlfield tag="005">$a 20260508154559</controlfield>
  </record>
</collection>
