<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta</subfield>
      <subfield code="b">Pusbangkom Pimnas dan Manajerial ASN. ;</subfield>
      <subfield code="c">2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Kecerdasan Buatan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Information Disorder</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Artificial Inteligent</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Information disorder di ruang siber telah berkembang ke dalam berbagai informasi atau dokumen elektronik dilarang (konten negatif) seperti hoaks, ujaran kebencian, penipuan online, propaganda terorisme dan berbagai bentuk lainnya. Penyebaran informasi atau dokumen elektronik yang dilarang tersebut telah menciptakan lingkungan digital yang tidak aman dan tidak nyaman bagi masyarakat. Pendekatan yang digunakan untuk mengatasi masalah information disorder adalah dengan memanfaatkan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan mengoptimalkan basis komunitas di masyarakat untuk menekan penyebaran konten negatif. Strategi yang digunakan mencakup pengembangan sistem deteksi konten negatif berbasis AI yang mampu mengidentifikasi dan memfilter informasi atau dokumen elektronik yang berbahaya secara otomatis dengan akurasi tinggi dan waktu yang singkat.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="321" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="310" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">136 hlm. :</subfield>
      <subfield code="b">ill. ;</subfield>
      <subfield code="c">30 cm</subfield>
      <subfield code="e"/>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">$a INLIS000000000020933</controlfield>
    <datafield tag="247" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Strategi Penanganan Information Disorder Berbasis Komunitas dan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan</subfield>
      <subfield code="b"/>
      <subfield code="c">Satryo Suryantoro</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Satryo Suryantoro</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">R 0181 PKN II 2024</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0626000027</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">$a 260618################g##########0#ind##</controlfield>
    <controlfield tag="005">$a 20260618102024</controlfield>
  </record>
</collection>
