<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="264" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta</subfield>
      <subfield code="b">Rajawali</subfield>
      <subfield code="c">2005</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="740" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Pilkada</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Otonomi Daerah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Dengan diundangkannya UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah pada tanggal 15 oktober 2004, UU No.22 tahun 1999 dinyatakan tidak berlaku lagi. Dalam Pelaksanaannya, UU No.22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah telah banyak membawa kemajuan bagi daerah dan juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di sisi lain UU No.22 tahun 1999 dalam pelaksanaannya juga telah menimbulkan dampak negatif, antara lain tampilnya kepala daerah sebagai raja-raja kecil di daerah karena luasnya wewenang yang dimiliki, serta tidak jelasnya hubungan hierarkis dengan pemerintahan di atasnya. Di samping itu, dengan dimilikinya wewenang yang luas dalam pengelolaan kekayaan dan keuangan daerah, terbuka peluang untuk tumbuhnya Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di daerah-daerah, baik di kalangan eksekutif maupun di kalangan legislatif. Hal negatif lain yang muncul adalah praktik money politik yang terjadi dalam pilkada atau Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari kepala daerah, sengketa antardaerah, baik sengketa kewenangan maupun sengketa perbatasan.&#13;
&#13;
Buku ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para aparatur dan birokrat pemerintah daerah, termasuk perangkat daerah otonom, juga para praktisi, agar senantiasa dapat mengikuti perkembangan otonomi daerah.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="338" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">volume</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="337" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">tanpa perantara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="336" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">teks</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="321" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="310" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xii, 384 halaman</subfield>
      <subfield code="b">ilus</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
      <subfield code="e"/>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">$a INLIS000000000020947</controlfield>
    <datafield tag="247" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="246" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pelaksanaan Otonomi Luas dengan Pemilihan Kepala Daerah secara Langsung</subfield>
      <subfield code="b"/>
      <subfield code="c">Rozali Abdullah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="240" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a"/>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Rozali Abdullah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352 ABD p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">352</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0626000041</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979 3654 19 8</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">$a 260625################g##########0#ind##</controlfield>
    <controlfield tag="005">$a 20260625102946</controlfield>
  </record>
</collection>
