<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000003103</controlfield>
    <controlfield tag="005">20190626102322</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0718003103</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">190626################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">id</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">153.8</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="090" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">153.8 Mas m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Maslow, Abraham H</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Motivasi dan Kepribadian-2, Teori Motivasi dengan Pendekatan Hierarki Kebutuhan Manusia /</subfield>
      <subfield code="c">Abraham H. Maslow</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet.2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Midas Surya Grafindo,</subfield>
      <subfield code="c">1993</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xxxiv, 250 hlm. ;</subfield>
      <subfield code="c">24 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Psikologi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">153.8 Mas m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Proses-proses keorganisasian sebagian besar adalah proses komunikasi interpersonal. Dari komunikasi inilah timbul reaksi yang: (a) menunjang pencapaian prestasi atau (b) justru menghambat kemajuan ke arah sasaran sehingga menimbulkan frustrasi. Dalam lingkungan manajemen, komunikasi motivasi dikembangkan dari dua teori, yaitu teori mengenai isi motivasi dan teori mengenai proses motivasi. Khusus mengenai isi motivasi ini, Abraham H. Maslow menggunakan pendekatan kebutuhan. Menurut teori ini, orang mengalami tingkat kebutuhan sebagai berikut, (1) kebutuhan fisik (lapar dan haus), (2) kebutuhan akan rasa aman, (3) kebutuhan sosial (persahabatan dan kekerabatan), (4) kebutuhan akan penghargaan (baik dari diri sendiri, harga diri, maupun dari orang lain); dan (5) kebutuhan untuk mewujudkan diri (mengembangkan dan mengungkapkan potensi). Berbagai kebutuhan ini tersusun dalam satu hierarki yang sedemikian rupa, sehingga kebutuhan yang lebih rendah tingkatnya harus dipuaskan lebih dahulu sebelum orang merasakan timbulnya kebutuhan yang lebih tinggi dan terdorong untuk berusaha. Teori maslow amat besar pengaruhnya dalam teori motivasi manajemen yang menekankan sumber gerak pendorong dan faktor penentu dalam diri seseorang. Buku standar ini ditujukan bukan saja bagi para manajer teras dan menengah, melainkan juga bagi para psikoterapis, psikiatris, pekerja sosial dan mereka yang berkaitan dengan bidang ini.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Lembaga Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2789896</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2789896</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
