<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000003247</controlfield>
    <controlfield tag="005">20190723110120</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0718003247</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">190723################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">975532049</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">id</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">181.16</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Poespowardojo, Soerjanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pembangunan Nasional Dalam Perspektif Budaya /</subfield>
      <subfield code="c">Soerjanto Poespowardojo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">PT Grasindo,</subfield>
      <subfield code="c">1993</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xvii., 110 hlm. :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Perspektif</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">181.16 Poe p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">ed.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pendekatan budaya dalam pembangunan nasional sering dilawankan dengan pendekatan struktural. namun, Soeryanto Poespowardojo berupaya memadukan kedua pendekatan itu. Untuk itu, diajukan suatu perangkat analis untuk melihat pembangunan nasional yang sudah dijalankan dengan berorientasi ke masa depan. Pendekatan terhadap pembangunan nasional harus bertolak dari tiga unsur penting, yaitu data, teori, dan nilai. Nilai-nilai dasar dapat memberikan kritik dan evaluasi terhadap realitas faktual. Dari berbagai kritik dan evaluasi itu melalui proses sosial yang terbuka dapat menjadi bahan untuk membangun suatu "teori" pembangunan yang bercorak keindonesiaan. Dengan teori yang sudah dibangun itu diperoleh orientasi yang memberi arah kebudayaan termasuk ilmu pengetahuan, teknologi, dan pembangunan yang tengah dijalankan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Lembaga Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">110513523</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
