<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000044</controlfield>
    <controlfield tag="005">20190409094907</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0718000044</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">190409################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9792200096</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">id</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">152.4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="090" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">152.4 Suk r</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sukidi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Rahasia sukses hidup bahagia kecerdasan spiritual mengapa SQ lebih penting daripada IQ dan EQ /</subfield>
      <subfield code="c">Sukidi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet.2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Gramedia Pustaka Utama,</subfield>
      <subfield code="c">2004</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">133 hlm. :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Psikologi - kecerdasan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">152.4 Suk r</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan Lembaga Administrasi Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Setelah dunia dibuat gempar oleh ahli psikologi Harvard University, Daniel Goleman, dengan karya besar yang didefinisikan ulang apa arti cerdas, pemahaman kita mengenai kecerdasan manusia dibuat lebih luas dengan adanya wacana baru mengenai kecerdasan spiritual. Dengan buku yang berjudul Emotional Intellegence (EI), Goleman memaparkan kenapa kecerdasan emosional lebih penting dari IQ. Diskusi mengenai itu masih berjalan, ketika kita mendapat pencerahan baru, bahwa ada kecerdasan lain yang amat berperan bagi keberhasilan hidup kita, yaitu kecerdasan spiritual. Dan kini kita tahu, bahwa kerena kompleksitas kepribadian manusia, kecerdasannya pun tidak tunggal, tetapi jamak. Buku ini tidak hanya memaparkan kenapa kecerdasan spiritual itu penting (bahkan lebih penting daripada EQ dan IQ), tetapi juga menampilkan sisi-sisi praktis yang akan mempermudah kita untuk meningkatkan kecerdasan spiritual kita, dan dengan itu untuk menggapai kedalaman makna hidup yang benar-benar sejati dan membahagiakan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">04088283</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
