<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000439</controlfield>
    <controlfield tag="005">20180724134954</controlfield>
    <controlfield tag="008">180724|||||||||   |   |||   |||| ||   | </controlfield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0718000439</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">id</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">002</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="090" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">R 002 PIM I 2013</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Adji, Bambang Dahono</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Kebijakan penyelesaian tumpang tindih kepentingan di dalam pengelolaan kawasan hutan konservasi secara lestari untuk pemanfaatan sumber energi terbarukan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Jakarta</subfield>
      <subfield code="b">Lembaga Administrasi Negara</subfield>
      <subfield code="c">2013</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">60 hlm. ; 30 cm.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Kondisi dibeberapa kawasan hutan konservasi telah terjadi tumpang tindih kepentingan terkait pemanfaatan panas bumi/geothermal antara lain CA/TWA Kamojang, CA Papandayan, dan TN Gunung Halimun Salak, yang disebabkan belum adanya landasan hukum pemanfaatan panas bumi di Hutan Konservasi. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan KSA dan KPA, Pasal 40 ayat (2), memberikan kesempatan pemanfaatan energy air dan panas dikawasan hutan konservasi dengan pola kerjasama. Sementara panas bumi masih masuk dalam kategori tambang (UU Nomor 27 Tahun 2003), sedangkan penambangan tidak diperbolehkan didalam kawasan hutan konservasi (UU Nomor 41 Tahun 1999) kecuali pada kawasan Hutan Lindung dan Hutan Produksi.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Pengelolaan kawasan hutan -- Proyek Perubahan PIM1</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
